Olimpiade menjadi ajang olahraga multievent paling bergengsi di bumi ini. Dari semua cabang yang dipertandingkan, Badminton menjadi salah satu penyumbang medali Emas paling konsisten untuk Indonesia. Hampir setiap pelaksanaan olimpiade, badminton selalu menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Berikut ini adalah profil 5 atlet badminton peraih medali emas olimpiade dari Indonesia.

1. Susi Susanti

Nama Susi Susanti pasti menjadi nama pertama yang diingat ketika membahas atlet badminton peraih medali emas olimpiade dari Indonesia. Bagaimana tidak, Susi Susanti bisa dibilang sebagai pencetak sejarah peraih medali emas olimpiade pertama dari cabang Badminton untuk Indonesia. Oleh karena itu, Susi Susanti selalu dikenang namanya sebagai legenda Badminton Indonesia.

Sosok perempuan yang kini menjabat sebagai Kabid Binpres PBSI itu dikenal sebagai pemain yang ulet saat masih aktif menjadi atlet Badminton. Banyak sekali gelar yang ia peroleh selama masih menjadi atlet. Pada Olimpiade Barcelona 1992, Susi meraih medali emas setelah mengalahkan lawannya Bang Soo-Hyun dari Korea di final.

2. Alan Budikusuma

Selain Susi Susanti, nama Alan Budikusuma juga sudah sangat dikenal oleh publik badminton Indonesia. Alan Budikusuma yang bermain di nomor tunggal putra juga berhasil meraih emas pada Olimpiade Barcelona 1992. Kemudian, Alan dan Susi yang sama-sama meraih medali emas ini menikah pada tahun 1997. Mereka lantas dijuluki pasangan medali emas.

Alan Budikusuma pernah menjadi salah satu atlet badminton tersukses dari Indonesia. Beberapa gelar juara ia raih pada tahun 1989 hingga 1995 saat masih aktif menjadi pemain Badminton. Di final Olimpiade Barcelona 1992, ia mengalahkan rekan senegaranya, Ardy B. Wiranata, untuk akhirnya meraih medali emas dari cabang badminton.

3. Taufik Hidayat

Masih sama-sama bermain di nomor tunggal putra, salah satu atlet badminton Indonesia yang paling sukses dan dikenal banyak orang adalah Taufik Hidayat. Pada Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat men Shon Seung-Mo, pemain asal Korea Selatan, untuk merebut medali emas. Itu adalah medali emas satu-satunya yang bisa diraih oleh kontingen Indonesia.

Taufik Hidayat juga meraih banyak sekali gelar saat masih aktif bermain. Mantan peringkat satu dunia ini juga dikenal dengan julukan Mr. Backhand Smash. Tentu saja karena teknik pukulan Backhand Smash miliknya sangat mematikan. Bahkan hingga sekarang belum ada yang dapat menguasai teknik Backhand Smash sebaik Taufik Hidayat.

4. Markis Kido dan Hendra Setiawan

Setelah dari sektor tunggal, sektor ganda Indonesia mulai unjuk gigi pada ajang bulu tangkis. Pada tahun 2008, medali emas dari cabang badminton berhasil direbut oleh pasangan ganda putra Indonesia: Markis Kido dan Hendra Setiawan. Di final, mereka mengalahkan ganda kuat asal China: Cai Yun dan Fu Haifeng.

Markis Kido dan Hendra Setiawan selain menjadi salah satu atlet badminton peraih medali emas olimpiade juga pernah menjadi pasangan ganda putra berperingkat satu dunia. Berbagai gelar telah mereka torehkan selama berpasangan. Namun, pada tahun 2012, mereka memutuskan untuk cerai sebagai pasangan badminton. Hendra Setiawan sendiri saat ini masih menjadi pemain aktif.

5. Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir

Kalau sering menonton badminton mulai tahun 2010 hingga 2018 tentu tidak asing lagi dengan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir. Pasangan andalan Indonesia itu menjadi salah satu pasangan tersukses, dengan puncaknya menjadi atlet badminton peraih medali emas olimpiade. Pasangan yang dikenal dengan Owi/Butet itu memutuskan bercerai pada tahun 2019.

Pada tahun 2020 ini, kejuaraan olimpiade akan kembali digelar. Badminton tetap menjadi salah satu tumpuan untuk meraih medali emas. Harapannya tentu saja ada atlet badminton peraih medali emas asal Indonesia pada tahun ini. Mari berdoa bersama-sama.